Friday, April 29, 2011


BISSMILLAHIRRAHMANIRAHIM^_^
Dia pahlawan yang dimuliakan wajahnya
Dia puteri dari zuriat yang mulia
Ali pewaris keberanian dan kebenaran
Fatimah titipan kesabaran dan kesucian
Persandingan itu...
di pelamin kemiskinan
Fatimah...
Puteri terpuji, isteri teruji,
Suami di medan jihad,
Kau bermandi keringat,
Jauh-jauh mencari air...di padang pasir
Disengat sinar mentari,
Sedikit pun tidak kau kesali,
Untuk suami, kerana Ilahi.
Ali...
Pahlawan unggul, ilmuan tersohor,
Syair setajam senjata,
Gagah sekukuh kota,
Kau kunci gedung nubuwwah,
Kau fakir yang pemurah,
Kau wira di sebalik selimut hijrah,
Berkorban nyawa untuk Rasulullah.
Ali dan Fatimah...
Subuh itu mereka berdua bertemu Nabi,
Lalu diluahkan ketandusan upaya,
Betapa tenaga seakan tak mampu lagi,
Untuk menanggung beban keluarga,
Sudilah kiranya dihadiahkan seorang sahaya.
Tersenyum Rasulullah mendengar rintihan,
Lalu diberikan zikir sebagai gantian,
Tiga kalimat sarat keberkatan,
Subhannallah, Alhamdulillah, Alllah hu Akbar,
Lalu esoknya mereka datang lagi...
Bersama satu kelapangan dan kekayaan hati,
Cukuplah kami tak perlu apa-apa lagi!
Mereka miskin harta tapi kaya jiwa,
Sering berpisah tapi tak gundah,
Mereka bercinta kerana Allah.
Indahnya mempelai di pelamin kemiskinan,
Bila bersanding dua kemuliaan..
Seorang lelaki bergelar karamallahuwajhah,
seorang wanita yang az zahrah!

RESAH D KALBU..


ASSALAMUALAIKUM WRT..^_^
Selebat gerimis di hati..


Semisteri air di Laut Mati..
Mengapa kau menangis duhai diri?
Mengapa kau merasa dunia ini tidak lagi beerti?
Mengapa kau meragui kasihnya Illahi?
Mengapa kau tidak percaya adanya Allah di sisi?

Kau mencari-cari..
Meraba-raba di gelap hati pada malam hari yang sepi..
Kau bingung. Nanar dalam ramai.
Kau tidak mengerti mengapa ini yang harus kau hadapi.
Kau menanti, bilakah yang kau mahu akan bisa kau dapati.
Kau merasa Tuhan tak lagi menyayangi.
Mengapa?
Mengapa begitu?
Oh, jangan! Sekali-kali jangan!
Engkau jiwa yang baik,
Jiwa yang rindu,
Cuma engkau keliru...
Jangan! Sekali-kali jangan!
Engkau sedang menzalimi dirimu..
Padahal engkau tidak berhak disakiti..
Jasad dan rohmu adalah anugerah terindah dari Illahi,
Maka mengapa engkau tegar melukai?
Jangan! Sekali-kali jangan!
Engkau jiwa yang besar yang dikasihi Tuhan.
Engkau jiwa hebat yang benar-benar berpotensi menyengat
Engkau jiwa kebal yang kali pada ujian
Engkau sebenarnya berambisi tinggi, lalu mengapa kau pilih untuk tersakiti?
Jangan! Sekali-kali jangan!
Engkau sentiasa punya satu lagi pilihan.
Iaitu kembali kepada luasnya kehidupan bertuhan.
Kembali berteduh di bawah redup kasih Illahi.
Kembali kepada DIA.
Ya, bak kata para cendikiawan
"Bersama Tuhanmu, apapun mungkin!"
"Bersama Tuhanmu, kekalahan pun adalah kemenangan."
Maka, tak harus berduka gitu dong!

CINTA BUAT IBUKU...






Menyayangimu
Bagaikan hatiku tiada sempadan
Aliran jiwaku mengalir bersama arus sungai cinta
Ditempuh kerikil batu-batu tanpa sesak dan kesusahan
Oh sungguh indahnya perasaan itu,
Mengasihimu ibuku,
Meluaskan kecilnya ruang hatiku
Menyegarkan lesunya jiwaku
Menegangkan uratku yang kian melemah
Dek keringnya dari siraman cintamu
Andaikata aku dapat bernyanyi
Burung merak pasti mahu mendedangkannya bersamaku
Menceritakan keceriaan dihatiku di saat aku bersamamu
Walaupun cuma seketika..
Tetapi kebahagiaannya terasa hingga mencapai penjuru langit sejagat
Indahnya kasih itu
Apabila ia menjadi dinamo kepada semangat
Dan penyuntik ilham
Serta penerang obor cahaya
Kepada berlikunya jalanku ini...

Wednesday, April 20, 2011

CINTA YANG HAKIKI...^_^






ASSALAMUALAIKUM WRT...dh lme x update blog ksyangan ana ini...tetiba bukak hr nie dpt ilham tngtng cinta..wah cinta????cinta ape....jom bce sat...=))
“rasa cinta dan kasih sayang akan nampak dan akan semakin membesar ketika orang yang dicintai berada jauh dari yang mencintai.”
“cinta yang sejati adalah cinta yang tempat dan waktu tidak dianggap sebagai penghalang kapanpun, dimanapun cinta tetap cinta.”
“cinta yang hakiki adalah cinta kita kepada makhluk Allah, karena Allah swt”
“kalau cinta kita karena Allah, maka waktu dan tempat tidak akan jadi penghalang bagi sang pecinta.”
“kalau kita mencintai seseorang karena Allah swt, maka kita tidak mendapat sesuatu keculai kebahagiaan dan kecintaan yang sejati dan itu adalah tujuan yang diinginkan para pecinta yang hakiki.”
“cinta kita harus lebih dahsyat kepada yang kita cintai dari cinta kita sebelumnya kalau kita mengetahui bahwa yang kita cintai mendekat kepada Allah.”
“jika semakin dekat cintanya kepada Allah maka cinta kita kepadanya harus semakin besar dan semakin dahsyat.”
“jauhnya kita dengan orang yang kita cintai demi untuk kembalinya kita dan untuk tinggalnya kita bersamanya adalah lebih baik daripada dekatnya kita dengan orang yang kita cintai tetapi untuk jauhnya kita darinya.”
“bagi para pecinta yang sejati yang kecintaannya karena Allah maka ketika yang dicintai pergi, kesepian tidak akan bisa mengganggunya karena cintanya bukan sepenuhnya karena orang yang dicintai akan tetapi cintanya sepenuhnya karena Allah sedangkan Allah selamanya selalu ada.”